KITAINDONESIASATU.COM – Gunung Lewotobi Laki-laki kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang mengkhawatirkan dengan letusan hebat pada Senin (7/7/2025). Letusan ini mengirimkan kolom abu panas hingga 18 kilometer ke langit, menjadikannya letusan tertinggi gunung tersebut sejak November 2024.
Tak hanya satu, letusan susulan terjadi dua kali lagi, yakni pada pukul 19.30 WITA dan pukul 05.53 WITA keesokan harinya.
Erupsi disertai suara gemuruh keras dan lava pijar yang menyala terang dari puncak gunung.
Visual dramatis letusan ini ramai dibagikan melalui video oleh warga yang menyaksikan dari kejauhan sambil mencari perlindungan.
Warga Mengungsi, Masker dan Air Bersih Mulai Langka
Sebagaimana dilaporkan BBC dan sumber lain, hingga saat ini, lebih dari 4.000 penduduk telah dievakuasi dari zona bahaya.
Namun, ribuan lainnya masih bertahan di desa-desa sekitar gunung, menghadapi ancaman serius kekurangan air bersih, makanan, dan masker pelindung.
“Air masih tersedia, tetapi ada kekhawatiran tentang kebersihannya karena abu vulkanik menyelimuti seluruh wilayah kami,” ujar Paulus Sony Sang Tukan, kepala Desa Pululera yang berjarak 8 km dari gunung.
Pihak berwenang memperluas zona evakuasi hingga 7 km dari kawah utama dan mengingatkan warga akan bahaya banjir lahar dingin jika hujan turun.


