KITAINDONESIASATU.COM – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menerima kunjungan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, dalam upaya memperkuat sinergi antar lembaga untuk mengatasi stunting dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Pertemuan berlangsung di Pamengkang Pendopo Garut, Jalan Kiansantang, Sabtu (5/7/2025) kemarin.
Kunjungan tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Garut dan BGN sebagai dasar kerja sama dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat.
“Kami berharap kerja sama ini menjadi motivasi untuk mempercepat program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat Garut,” ujar Bupati Syakur.
Ia menegaskan bahwa pihaknya akan menyediakan ruang komunikasi aktif dengan BGN demi kelancaran kolaborasi program lintas sektor.
Garut Jadi Pionir Percepatan Gizi Nasional
Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyambut baik sinergi ini. Ia menyatakan bahwa Garut akan dijadikan pilot project nasional dalam mewujudkan target 100% pemenuhan gizi, mengingat berbagai tantangan yang masih dihadapi.
“Garut termasuk daerah dengan angka stunting dan putus sekolah yang tinggi, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang masih perlu ditingkatkan. Ini jadi motivasi untuk kita semua,” tegas Dadan.
Menurutnya, keberhasilan dalam penanganan gizi tidak hanya bergantung pada sektor kesehatan, tetapi juga memerlukan dukungan dari ekosistem ekonomi yang terintegrasi, seperti pemberdayaan petani, penguatan UMKM pangan lokal, dan pengelolaan lahan produktif.
Kesekretariatan Bersama & Potensi Ekonomi Lokal
Sebagai bentuk keseriusan, BGN akan membangun kesekretariatan bersama di Garut untuk memastikan program berjalan tepat sasaran dan memperkuat koordinasi antar simpul organisasi.


